Kamis, 06 Juni 2013

When You Love Someone

BY Daksa febrinandana IN No comments

Panggil aja dia Dika, seorang anak SMA yang masih labil mulai dari milih barang sampe milih cewe pun labil dia. Gangerti kenapa dia bisa begitu! Oke pada suatu hari dia lagi deket sama seorang cewe, sebut aja gebetannya dia namanya Tiwi. Mereka udah saling mengenal sudah setengah semester lebih, Dika pun sudah pdkt sama dia selama 4 bulanan tapi sampai saat ini belum ada kata cinta diantara mereka yang terdengar, kenapa begitu? Kan udah dibilang di awal tadi si Dika itu orangnya labil, jadi dia ga selalu yakin sama perasaannya dia, di lain sisi juga si Tiwi nya memberikan sifat yang berubah-rubah ke Dika, nah itu juga yang membuat Dika nambah labil. Disaat pulang sekolah mereka berdua sedang ngobrol dan disaat itu juga Dika punya niatan buat menyatakan perasaan dia ke Tiwi, tapi tiba – tiba ada temennya Dika dan sekaligus temennya Tiwi juga yang bernama Candra datang, ternyata Candra datang menghampiri Tiwi untuk mengajaknya pulang bareng. Dika pun mengeluarkan tampang ngenesnya, yang niatnya ingin menyatakan cinta ke Tiwi pada saat itu ternyata gagal.


Besoknyaa disekolah dengan perasaan yang yakin dan tidak ada sedikit pun rasa ragu dihari itu, Dika pun ingin menyatakan perasaannya terhadap Tiwi. Tapi tiba – tiba saat masuk ke kelas, ada salah satu sahabatnya yang memberitahu bahwa Tiwi dan Candra sudah berpacaran sejak kemarin dan mereka sudah pdkt selama 2 bulan. Dika pun berputus asa dan sangat kecewa pada dirinya sendiri, kenapa ga nyatainnya sejak kemarin kemarin. Di hari itu dan di hari seterusnya Dika pun berubah sifatnya jadi seorang remaja yang murung dan tiada hari tanpa galau, apalagi ketika dia melihat Tiwi dan Candra sedang berduaan, rasanya dia ingin menggosokkan muka ketembok agar tidak bisa ngeliat dia sedang berduaan (lagi).

Hari demi hari sudah Dika lewati dengan perasaan galau yang merusak pikirannya, tidak jarang juga sejak kejadiaan itu dia galau berkelanjutan sampai sampai nilai ulangan mendapatkan nilai yang penuh kontroversi dan cetar yaitu nol besar dengan tinta merah dan ada tanda senyum didalamnya. Dengan sifat Dika yang seperti itu pun sahabatnya yang bernama Roni merasa iba dan mencoba untuk menyuruh Dika MOVE ON! Dan si Roni pun mencoba untuk mengenalkan sahabatnya itu kepada salah satu temennya. Dengan senang hati Dika menerima tawaran dari Roni dan Roni pun memberikan nomor telepon temennya itu ke Dika.

Sampai dirumah, Dika pun mencoba menghubungi temannya Roni yang bernama Nisa lewat sms. Sesaat kemudian Nisa pun membalasnya sampai seterusnya mereka berdua melakukan percakapan yang panjang di setiap hari - harinya. Dika yang awalnya tidak terlalu berharap dengan Nisa karena takut kejadian yang lalu terulang kembali, dan pada akhirnya dia pun jatuh cinta denga Nisa yang baru ia kenal selama 1 bulan lebih.

Setiap kali mereka berpapasan saat jalan di sekolah, pasti mereka saling berpura – pura tidak kenal dan setiap kali mereka bertempat di lokasi yang sama pasti mereka saling melirik melirik dari kejauhan dan tidak jarang juga mereka melempar senyuman tipis, yaa namanya lagi pdkt pasti masih kaya kucing dikasih makanan, malu – malu gajelas.

Hari ke hari hubungan Dika dan Nisa pun semakin dekat dan mereka sudah berani untuk saling menyapa ataupun sedikit mengobrol dan bercanda gurau bersama saat istirahat di sekolah.

Pada suatu hari, tiba – tiba Tiwi sms Dika seperti orang yang lagi sedih dan Tiwi mencoba untuk curhat dengan Dika kalau dia habis di selingkuhin sama pacarnya yaitu Candra. Hampir setiap hari Tiwi sms Dika untuk sekedar curhat ataupun membicarakan apa saja. Tapi disaat hubungannya Dika dengan Nisa sedang hangat, ternyata diam – diam si Tiwi suka dengan Dika sebelum Tiwi berpacaran dengan Candra dan Dika pun mengetahui itu dari teman – temannya. Setelah mengetahui itu pun Dika pun bingung dan sempat labil dengan taunya itu.

Besoknya, Dika pun mencoba bertanya empat mata dengan Tiwi tentang perasaan dia terhadap Dika dan ternyata benar bahwa Tiwi itu sudah lama suka dengan Dika, tetapi Dika meminta maaf karena dia sudah tidak ada perasaan lagi ke Tiwi. Tiba – tiba Tiwi pun terdiam dan tercengang ketika tahu itu dan Dika pun lalu meninggalkan Tiwi. Setelah pergi dari Tiwi, Dika pun menghampiri Nisa yang sedang berada di lapangan sekolah yang sedang duduk dan ternyata di hari itu juga Dika mempunyai niatan untuk menyatakan perasaan cintanya ke Nisa dan dengan keringat dingin dan takut tidak diterima, akhirnya cinta Dika pun diterima oleh Nisa dan disaat itu juga Tiwi menyaksikan saat – saat Dika dan Nisa berpacaran. Dengan perasaan yang kecewa Tiwi pun meninggalkan tempat kejadiaan itu. 


Jadi, ketika lu mencintai seseorang dan ada seseorang lagi yang mencintai lu, elu harus memilih salah satu dari mereka jangan dua – duanya!



TAMAT, Salam Kuper!

0 komentar:

Posting Komentar